Kumpulan Berita – Sudah sejak dari awal tahun 2020 kita menerapkan work from home, ataupun berdiam dirumah untuk menghindari paparan virus Covid-19 dari luar. Hal tersebut kemudian membuat beberapa diantara kita mengalami kenaikan berat badan. Kenaikan berat badan ini bisa terjadi karena kita tidak melakukan aktifitas berat diluar rumah, dan juga tidak mengontrol kalori yang masuk dalam tubuh. Untuk kamu yang sedang berencana melakukan diet, mungkin bisa menerapkan defisit kalori dalam mengkonsumsi makanan.
Lalu apa sih sebenarnya yang dimaksud dengan defisit kalori? Simpelnya, defisit kalori adalah ketika kamu berusaha untuk mengurangi porsi makanan yang akan dikonsumsi ke dalam tubuhmu, dan menghitung kalori yang ada pada dalam makananmu. Sebagai orang Indonesia asli, kita setiap hari menjadikan nasi sebagai makanan pokok yang wajib untuk dikonsumsi. Namun, jika mengkonsumsi nasi dengan berlebihan juga tidak baik untuk tubuh dan bisa membuat kita mengalami kenaikan berat badan.
Untuk bisa menerapkan defisit kalori dengan baik, beberapa diantara kita yang sedang melakukan diet kemudian mencari bahan makanan alternatif sebagai pengganti nasi. Dalam artikel ini, Kumpulan Berita punya 5 rekomendasi bahan makanan yang bisa menggantikan beras putih kamu yang ada di rumah! 5 bahan makanan tersebut diantaranya yakni :
1. Beras Merah

Beras merah selalu menjadi pilihan banyak orang ketika sedang bertekat untuk melakukan diet. Nasi merah lebih berserat tinggi dan lebih mengenyangkan jika dibandingkan dengan nasi putih biasa, sehingga kita tidak perlu makan nasi terlalu banyak untuk bisa merasa kenyang.
Perbandingan kandungan dalam nasi merah dan nasi putih adalah dalam 100 gram nasi merah hanya terdapat 112 kalori saja, sedangkan untuk 100 gram nasi putih terdapat 127 kalori. Selain itu, dalam kandungan satu gelas beras merah mengandung 4.5 gram protein, 1.8 gram lemak, 3.5 gram serat, dan 45.8 gram karbohidrat. Kandungan serat dalam beras merah lebih banyak dibandingkan dengan beras putih biasa karena dalam satu gelas beras putih mengandung 4.4 gram protein, 0.4 gram lemak, 53.2 gram karbohidrat, dan 0.6 gram serat.
Memakan nasi merah juga memiliki banyak manfaat, diantaranya yakni dapat menurunkan kolesterol dan juga mencegah penyakit jantung. Meskipun perbandingan kalorinya bisa dibilang hanya sedikit, namun nasi merah bisa menjadi salah satu alternatif kamu nih buat defisit kalori. Namun perlu diingat ya, meskipun kalori beras merah lebih sedikit tetapi kita perlu mengurangi porsi makan kita jika ingin diet, agar program defisit kalori bisa berjalan dengan benar dan juga diimbangi dengan olahraga.
2. Konjag/Shirataki

Akhir-akhir ini Shirataki juga menjadi pilihan bagi orang yang sedang diet karena dianggap memiliki kalori yang sangat rendah. Shirataki merupakan olahan dari dari glucomannan. Glucomannan sendiri merupakan serat yang berasal dari akar tanaman konjac.
Saat ini shirataki sendiri memiliki berbagai bentuk, ada beras shirataki, mie shirataki, bihun shirataki, bahkan ada kwetiaw shirataki. Berbagai jenis ini kemudian mempermudah orang yang akan diet sehingga mereka tidak akan merasa bosan dan bisa makan sehat dengan mengolah shirataki.
Dalam kandungan beras shirataki sendiri setiap 112 gramnya terdapat 10 kalori, 3 gram karbohidrat, dan 3 gram serat. Shirataki juga memiliki banyak serat sehingga membuat kita merasa lebih kenyang dengan cepat.
3. Oat

Sudah tidak heran lagi jika oat dijadikan sebagai salah satu bahan makanan untuk diet. Oat sangat mudah untuk didapatkan di berbagai supermarket di Indonesia, selain itu oat juga sangat mudah untuk diolah. Saat ini sendiri sudah banyak resep makanan diet yang menggunakan oat sebagai bahan utama, mulai dari makanan untuk sarapan bahkan sampai dijadikan makanan berat.
Dalam oat sendiri terkandung banyak serat yang mampu membuat kenyang, setiap 100 gram oatmeal sendiri hanya mengandung 60 kalori saja, sehingga sangat cocok untuk dikonsumsi orang yang sedang berdiet.
4. Ubi

Bahan makanan keempat yang bisa menjadi pengganti nasi adalah Ubi, dan dalam hal ini yang kita maksud Ubi Jalar. Ubi bisa menjadi salah satu bahan makanan yang bisa dikonsumsi saat diet karena setiap 100gramnya hanya mengandung 86 kkal saja.
Untuk anda yang sedang defisit kalori, anda bisa mengonsumsi ubi dengan cara direbus ataupun dikukus. Cara memasak direbus ataupun dikukus menjadi metode yang lebih sehat dibandingkan dengan menggoreng karena tidak ada tambahan kalori dari minyak penggorengan. Selain untuk makanan diet, ubi juga menyimpan banyak manfaat bagi kesehatan. Berbagai manfaat dari mengkonsumsi ubi rebus adalah mengatasi diabetes dan juga mencegah tekanan darah tinggi.
5. Kembang Kol

Belum banyak orang yang mengganti nasi putih dengan bahan yang satu ini, namun ternyata bahan makanan ini menarik untuk dicoba lho! Bahan makanan terakhir yang akan kita bahas dalam artikel ini adalah kembang kol. Kembang kol bisa digunakan sebagai pengganti nasi dengan cara memarut bagian bunga dari kembang kol, setelah itu bisa diolah dengan cara direbus ataupun dikukus. Setelah melewati tahapan direbus/kukus, kembang kol yang sudah diparut bisa dikonsumsi, bahkan bisa juga dibumbui seperti nasi goreng. Kandungan yang ada pada satu cangkir nasi kembang kol sendiri hanya mengandung 13 kkal saja, sehingga sangat cocok untuk kamu yang sedang defisit kalori untuk berdiet.

