Kumpulan Berita – Film horor religi Indonesia Kuasa Gelap: Perjanjian Darah (2026) dijadwalkan hadir di bioskop Tanah Air. Film ini merupakan sekuel dari Kuasa Gelap (2024) dan kembali digarap oleh Rizal Mantovani. Produksinya melibatkan Paragon Pictures bersama Ideosource Entertainment, dengan distribusi internasional oleh Monster Films.
Sekuel ini tidak hanya melanjutkan kisah film sebelumnya, tetapi juga membawa konflik spiritual yang lebih kompleks. Kali ini, cerita berkaitan dengan praktik pesugihan serta entitas kuno bernama Rephaim.
Film pertama disebut meraih hampir 1,4 juta penonton. Dengan capaian tersebut, Kuasa Gelap: Perjanjian Darah hadir dengan cerita yang lebih luas, konflik spiritual yang lebih dalam, dan teror supernatural dengan skala yang lebih besar.
Lantas, seperti apa kisah yang ditawarkan film ini? Berikut sinopsis dan daftar pemainnya.
Sinopsis Kuasa Gelap: Perjanjian Darah
Film ini menghadirkan premis tentang pertemuan antara praktik pesugihan dan eksorsisme. Ceritanya masih berada dalam semesta yang sama dengan film pertama dan kembali menghadirkan dua tokoh utama, yaitu Romo Thomas dan Romo Rendra.
Jika film sebelumnya lebih banyak menyoroti pergulatan iman Romo Thomas, kali ini perhatian lebih diarahkan kepada Romo Rendra. Konflik yang mereka hadapi juga semakin rumit karena berkaitan dengan kasus kerasukan yang melibatkan keluarga terpandang di Jawa Timur.
Sumber teror dalam film ini adalah sosok iblis yang merasuki tubuh Daniel, anak dari sebuah keluarga ternama. Entitas tersebut digambarkan memiliki pola dan tanda khas yang selalu meninggalkan chaos atau kekacauan.
Menurut penjelasan Rizal Mantovani, karakter tersebut memiliki keterkaitan dengan Leviathan, entitas purba dalam tradisi teologis yang kerap diasosiasikan dengan kekacauan dan kehancuran.
“Jadi ke mana pun dia jalan, chaos akan mengikuti dia. Termasuk chaos yang terjadi pada Romo Rendra, yang akhirnya berpengaruh kepada Romo Thomas, dan juga kepada pastor di Jawa Timur di mana mereka bertugas, kepada keluarga Halim, Linda, dan Daniel di mana ia bercokol,” ujar Rizal Mantovani saat ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Jumat (27/3/2026).
Konflik Iman dan Teror yang Semakin Kompleks
Kehadiran entitas tersebut membuat konflik berkembang jauh lebih luas. Cerita tidak hanya berfokus pada proses eksorsisme, tetapi juga menyentuh persoalan iman, trauma, masa lalu, serta godaan kekuatan gelap.
Romo Thomas dan Romo Rendra harus menghadapi situasi yang tidak hanya menguji kemampuan mereka sebagai pastor, tetapi juga keyakinan yang mereka pegang.
Pertarungan tersebut menjadi salah satu aspek yang membuat Kuasa Gelap: Perjanjian Darah membawa nuansa berbeda dibandingkan film sebelumnya.
Daftar Pemain Kuasa Gelap: Perjanjian Darah
Selain menghadirkan kembali Jerome Kurnia dan Lukman Sardi, film ini juga menampilkan sejumlah pemain lainnya. Berikut daftar pemerannya:
-
- Jerome Kurnia sebagai Romo Thomas, pastor yang berjuang memulihkan imannya setelah kehilangan keluarganya.
- Lukman Sardi sebagai Romo Rendra, pastor eksorsis senior sekaligus guru Romo Thomas.
- Kiki Narendra sebagai Romo Wicaksana, pastor paroki di salah satu kota di Jawa Timur tempat kasus eksorsisme Daniel terjadi.
- Venly Arauna sebagai Daniel, anak dari keluarga ternama di Jawa Timur yang dirasuki iblis.
- Ferry Salim sebagai Halim, ayah Daniel.
- Feby Febiola sebagai Linda, ibu Daniel.
- Lydia Kandou sebagai Suster Aloysia.
- Sisca Saras sebagai Suster Aloysia muda.
- Keysha Angelica sebagai Nia.
- Pipien Putri sebagai Liliana.
- Faiz Vishal sebagai Bayu.
Jerome Kurnia Ikut Menjadi Produser Eksekutif
Menariknya, Jerome Kurnia tidak hanya tampil sebagai aktor dalam film ini. Ia juga mengambil peran sebagai produser eksekutif.
Bagi Jerome, keterlibatan tersebut menjadi langkah baru dalam kariernya sekaligus bentuk kepercayaan terhadap potensi Kuasa Gelap: Perjanjian Darah sebagai sebuah IP.
“Kenapa mau terlibat sebagai eksekutif produser di sini ya karena aku sangat percaya sama IP (Intellectual Property) Kuasa Gelap: Perjanjian Darah ini. Dan gimana caranya bisa terlibat lebih dalam lagi, aku pikir ya dengan menjadi eksekutif produser. Karena itu yang paling logis buat aku untuk sekarang,” ungkap Jerome.
Sekuel dengan Konflik Spiritual yang Lebih Dalam
Melalui perpaduan eksorsisme, pesugihan, konflik iman, dan entitas supernatural, Kuasa Gelap: Perjanjian Darah membawa cerita yang lebih luas dibandingkan kisah sebelumnya.
Kembalinya Romo Thomas dan Romo Rendra juga menjadi bagian penting dari perjalanan cerita. Di sisi lain, karakter Daniel dan keluarganya menjadi pusat dari kasus kerasukan yang mendorong konflik utama film.
Dengan perpaduan tersebut, film ini menawarkan horor yang tidak hanya mengandalkan teror supernatural, tetapi juga menghadirkan persoalan spiritual dan konflik personal para tokohnya.

