Kumpulan Berita – Ada saja kejadian unik, lucu, hingga sedih dan mengharukan yang ditemui di momen mudik lebaran, termasuk Lebaran 2025. Mereka ingin berkumpul dan merayakan Lebaran bersama sanak saudara.
Beberapa pemudik memilih menggunakan kendaraan roda dua menuju kampung halaman. Beragam cara dilakukan pemudik untuk berbagai cerita.
Salah satunya melalui tulisan yang menempel di belakang kendaraannya. Para pemudik yang menggunakan sepeda motor sengaja memasang tulisan tersebut sebagai bentuk ekspresi dan ungkapan suasana hati. Berikut serba-serbi momen mudik Lebaran 2025 yang terjadi di beberapa kota.
Ribuan hewan ikut mudik
Melansir dari kompas.com, KAI Logistik sudah mengirim sekitar 9.300 hewan peliharaan ke luar kota.
Kebanyakan hewan peliharaan yang dikirim pakai kereta api, pemiliknya mudik dengan menggunakan sepeda motor.
Beberapa jenis hewan yang banyak dikirim ke luar kota adalah kucing, anjing, burung, dan ikan.
Hewan peliharaan itu kebanyakan dikirim ke wilayah Kroya, Yogyakarta, Solo, dan Bandung.
Mudik pakai bajaj
Sepasang suami istri dan anaknya nekat mudik menggunakan bajaj demi bisa Lebaran di kampung halaman.
Mereka berangkat dari Kemayoran, Jakarta Pusat menuju Brebes, Jawa Tengah.
Menepuh perjalanan hingga ratusan kilometer, mereka tiga kali beristirahat demi menjaga kondisi fisik di perjalanan.
Tulisan Lucu dan Sindiran Pemudik, Bikin Senyum-Senyum Sendiri
Salah satu tulisan berbahasa Jawa yang tertempel di barang bawaan seorang pemudik berbunyi:
“Wayae Wong Mumet Tampil #panturarace Tangerang-Pemalang,”
(Saatnya orang mumet (stres) tampil)
Tulisan ini seakan menggambarkan perjuangan pemudik yang harus berdesakan dan menempuh perjalanan panjang dengan motor.
Tak hanya itu, ada juga tulisan yang menyentuh hati:
“Setelah Minta Maaf Sama Orang Rumah, Jangan Lupa Minta Maaf Sama Orang yang Pernah Jadi Rumah #Tangerang-Cilacap 2025”
Pesan ini seperti mewakili perasaan banyak orang yang pernah mengalami patah hati sebelum mudik.
Pemudik dimanjakan polisi
Di Rest Area Terpadu Jembatan Timbang Losarang, Kabupaten Indramayu, pemudik mendapat pelayanan ekstra dari polisi.
Pemudik yang merasa lelah setelah perjalanan panjang, dapat pelayanan pijat gratis untuk membantu melemaskan otot-otot yang tegang.
Tak hanya itu, anak-anak juga bisa membaca hingga bermain di sana agar perjalanan panjang tak membosankan bagi mereka.
Naik sepeda dari Bekasi ke Gunungkidul
Sandi Setiawan, warga Gunungkidul, Yogyakarta menempuh perjalanan mudik Lebaran 2025 dari Bekasi menggunakan sepeda.
Perjalanan mudik dari Bekasi ke Gunungkidul menggunakan sepeda membutuhkan waktu selama 4 hari 5 malam.
Selama perjalanan, ia memilih beristirahat di masjid sekaligus menumpang mandi dan mencuci baju. Untuk keamanannya selama di perjalanan, Sandi membawa sejumlah perlengkapan, di antaranya helm, sarung tangan, kacamata, dan masker.
Ia juga memasang lampu depan dan belakang di sepeda, serta di bagian helm.

