Kumpulan Berita – Seorang perempuan Iran bernama Hadis Najafi dikabarkan tewas ditembak oleh pasukan kemananan Iran setelah melakukan demonstrasi kecam kematian Mahsa Amini. Nama Mahsa Amini sendiri viral di Iran dan juga di dunia karena tewas setelah ditangkap polisi moral Iran akibat salah memakai hijab.
Dalam demonstrasi tersebut, Najafi sempat viral di media sosial karena sempat terekam video dengan sengaja melepas hijab dalam aksi protesnya. Penggunaan hijab di Iran sendiri menjadi salah satu hal yang wajib ditaati oleh semua perempuan di Iran, sehingga melepas hijab menjadi sebuah pelanggaran yang serius.
Aturan wajib menggunakan hijab sendiri sudah berlaku sejak tahun 1983, tepatnya yakni setelah empat tahun revolusi Iran. Aturan ini sendiri tidak memandang agama dan kebangsaan apapun, sehingga semua perempuan di Iran sangat diwajibkan menggunakan hijab.
Dilansir dari CNN Indonesia, menurut News Week kematian Najafi diduga karena ditembak dengan senjata api oleh pasukan keamanan Iran.

“Video ikonis dari Hadis Najafi yang sempat viral kemarin, ketika ia bersiap untuk melakan protes. Keluarganya kemudian merilis video dari pemakamannya di Karaj hari ini. Dia ditembak dengan delapan peluru yang mengenai leher, muka tangan, dan menembus jantung,” demikian pernyataan dari salah satu pengguna akun Twitter, Mahsa Alimardani, dikutip dari CNN Indonesia, Senin (26/9/2022).
Sebelumnya banyak warga Iran, yang mayoritas merupakan wanita dan kelompok Kurdi, marah dan melakukan aksi demonstrasi akibat kematian Mahsa Amini yang merupakan suku Kurdi karena aturan wajib menggunakan hijab. Dalam aksi protes yang sudah dilakukan, setidaknya 700 pendemo ditangkap polisi Iran dan dikabarkan 30 orang tewas.
Sumber : https://www.cnnindonesia.com/internasional/20220926182006-120-852888/perempuan-iran-tewas-diberondong-usai-demo-dan-lepas-hijab

