Retno Marsudi Pidato Di Sidang Umum PBB Ke-77, Bahas Kerja Sama Dalam Menghadapi Krisis Global

Kumpulan Berita – Dalam Sidang Umum PBB ke-77 di New York, Amerika Serikat pada hari Senin (26/9/2022), Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi berkesempatan untuk berpidato mewakili Presiden Joko Widodo.

Dalam pidato tersebut, Retno menyoroti pentingnya kerja sama global di tengah ancaman krisis ekonomi dan ketegangan geopolitik. Meskipun tidak menyinggung secara spesifik, dalam pidato tersebut Retno menuturkan saat ini dunia sedang mengkhawatirkan karena adanya perang dan pelanggaran hukum internasional yang didasari oleh kepentingan beberapa negara. Retno kemudian menggarisbawahi dampak dari perang dan pelanggaran hukum internasional, seperti diantaranya yakni munculnya krisis pangan, energi, dan juga perubahan iklim.

“Seharusnya dunia bersatu untuk mengatasinya, namun sayangnya, dunia justru terbelah, sehingga menyulitkan kita berupaya mengatasi kondisi ini,” ucap Menlu Retno, dikutip dari dunia.tempo.co, Rabu (28/9/2022).

Dalam Sidang Umum PBB ke-77, perang antara Rusia dan Ukraina menjadi salah satu fokus para pemimpin dunia. Beberapa negara, khususnya negara-negara Barat, mengecam tindakan Presiden Rusia Vladimir Putin yang berencana melakukan mobilisasi militer untuk Ukraina. Tindakan Putin sendiri dinilai akan membuat konflik tidak selesai dan justru semakin berkepanjangan.

Beberapa pemimpin dunia, mulai dari Presiden Amerika Serikat Joe Biden, Perdana Menteri Inggris Liz Truss, Presiden Prancis Emmanuel Macron, dan pemimpin dunia dari negara-negara lain juga mengutarakan dukungannya kepada Ukraina dan berharap perang segera berlalu. Bertolak belakang dengan pemimpin-pemimpin negara Barat, dalam Sidang Umum PBB Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov tetap bersikeras menyalahkan Barat karena telah melakukan operasi militer di Ukraina.

Retno Marsudi sendiri dalam Sidang Umum PBB menyerukan seruan agar semua pihak bisa berkolaborasi dalam mengatasi berbagai krisis yang disebabkan karena perang Rusia-Ukraina. Selain itu dalam Sidang Umum PBB, Menlu Retno juga menyampaikan pendapatnya mengenai PBB yang ia nilai butuh reformasi dan pembaharuan multilateralisme. Selain membahas Rusia-Ukraina, Retno juga membahas isu-isu kemanusiaan lainnya seperti yang terjadi di Palestina, Afghanistan, dan Myanmar.

“Sekarang bukan saatnya lagi kita hanya berbicara. Sekarang adalah saatnya bagi kita untuk melakukan apa yang kita sampaikan.” ucap Retno.

 

Sumber : https://dunia.tempo.co/read/1638745/pidato-di-sidang-umum-pbb-retno-marsudi-menyerukan-kerja-sama-global