Rangkuman Tips Untuk Mengatasi Kecanduan Gadget Pada Anak

Kumpulan Berita – Pada zaman milenial sekarang ini, alat teknologi semakin canggih dan banyak ragam. Seperti contohnya gadget, anak zaman sekarang sudah tak asing lagi dengan benda itu. Manfaat dari benda itu bermacam-macam seperti menjadi sarana hiburan bahkan juga sebagai alat penunjang belajar.

Akan tetapi, orang tua tetap harus melakukan pengawasan dan membuat batasan supaya anak tidak bermain gadget sampai lupa waktu. Karena apabila anak sudah kecanduan gadget, hal itu tentu saja bisa berdampak buruk bagi kesehatan dan tumbuh kembangnya.

Cara mengatasi kecanduan gadget pada anak perlu diusahakan secepat mungkin. Apabila terlambat maka dapat memengaruhi kemampuan bersosialisasi mereka.

Dari beberapa rangkuman, di bawah ini terdapat tips untuk orang tua bisa mengatasi anak yang kecanduan gadget.

1. Jangan meletakkan gadget sembarangan

Anak menjadi mengenal gadget dan terikat apabila ia mendapat akses ke alat tersebut dengan mudah. Oleh karena itu jangan meletakkan gadget sembarangan atau dekat pada jangkauan anak.

2. Mengalihkan dan menemani dengan aktivitas lain

Biasanya, anak yang cenderung bermain sendirian akan lebih tertarik pada gadget. Oleh sebab itu orang tua harus pandai dalam mengalihkan anak untuk melakukan aktivitas lain di luar rumah.

Hal itu bisa dimulai dari menemani keluar bermain, berolahraga, membaca buku, atau dapat diarahkan untuk membantu pekerjaan rumah. Bisa juga menawarkan hal dari bakat mereka seperti bermain alat musik, membuat kerajinan tangan .

3. Membatasi waktu pemakaian

Cara berikutnya dengan membatasi waktu penggunaan atau screen time gadget pada anak. Kemudian diperlukan juga ketegasan orang tua untuk menerapkan durasi penggunaan gadget. Khususnya jika anak memohon, merayu, bahkan sampai menangis.

Faktanya, American Academy of Pediatrics (2013) dan Canadian Pediatric Society (2010) menetapkan pedoman waktu screen time sebagai berikut:

  • Anak di bawah usia 2 tahun: tidak boleh dibiarkan bermain gadget sendiri, termasuk televisi, smartphone, dan tablet.
  • Anak usia 2-4 tahun: Kurang dari satu jam dalam sehari.
  • Usia 5 tahun ke atas: sebaiknya tidak lebih dari dua jam sehari untuk penggunaan hiburan (tidak termasuk kebutuhan belajar).

4. Menentukan jadwal

Selain membatasi waktu pemakaian, orang tua juga dapat menentukan jadwal yang sesuai untuk anak bermain gadget, seperti smartphone, laptop, televisi, dan lainnya.

Kemudian, ijinkan anak untuk menentukan jam berapa mereka ingin menggunakan perangkat elektronik tersebut. Orang tua bisa memberikannya sesuai dengan keputusan yang anak buat.

Hal itu dilakukan agar si kecil merasa dilibatkan dalam menentukan jadwal dan diharapkan dapat bertanggung jawab atas pilihannya tersebut.

5. Membuat area bebas gadget

Orang tua juga bisa membuat peraturan untuk tidak menggunakan gadget di ruangan atau tempat tertentu. Sebagai contoh di meja makan, kamar tidur, dan di dalam mobil.

Selain anak-anak, anggota keluarga lainnya juga tidak diperbolehkan menggunakan gadget di area-area yang telah ditentukan.

Cara ini tak hanya membuat anak lebih fokus tapi juga menjadi cara untuk anak belajar mematuhi peraturan dan upaya untuk lebih dekat dengan anggota keluarga satu sama lain.

6. Menjadi contoh yang baik

Anak-anak biasanya mengikuti apa yang orang tua mereka lakukan daripada apa menuruti apa yang orang tua mereka katakan.

Artinya, jika ingin anak tidak kecanduan gadget, maka orang tua perlu menjadi contoh yang baik dan tidak terus menerus melihat perangkat tersebut.