Kumpulan Berita – Memasuki awal November 2025, intensitas hujan lebat yang disertai angin kencang semakin meningkat di Kota Salatiga. Fenomena hidrometeorologi ini memicu serangkaian bencana, dengan insiden terparah terjadi pada Selasa 4 November 2025.
Sekitar pukul 13.30 WIB, angin puting beliung menghantam permukiman padat penduduk di Jalan Arjuna, RT 04 RW 05, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Sidomukti.
Polisi Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa
Kapolres Salatiga AKBP Veronica memastikan tidak ada korban jiwa meski beberapa kabel listrik sempat putus dan atap rumah warga mengalami kerusakan ringan hingga sedang. Pihaknya juga telah menerjunkan personel untuk mengevaluasi pohon tumbang di titik-titik yang dilaporkan warga.
“Begitu mendapat laporan, kami segera turunkan tim dari Polres dan Polsek jajaran untuk mengevakuasi pohon tumbang serta membantu warga terdampak. Kami pastikan seluruh akses jalan kembali aman dan bisa dilalui,” ungkap AKBP Veronica.
Kapolres menegaskan pentingnya koordinasi cepat antarinstansi dalam menghadapi bencana alam berskala lokal. Dalam penanganan kali ini, Polres Salatiga bersinergi dengan BPBD, Dinas Lingkungan Hidup, PLN, serta relawan masyarakat.
“Kami apresiasi semangat gotong royong masyarakat. Sinergi seperti inilah yang harus terus dijaga agar setiap kejadian bisa direspons cepat, tepat, dan humanis, untuk kerugian masih dalam pendataan namun yang pasti puluhan juta rupiah, karena ada beberapa rumah yang tertimpa pohon,” terang AKBP Veronica.
Beberapa Titik Terdampak
Petugas kewalahan menangani laporan yang datang hampir bersamaan dari berbagai penjuru Kota Salatiga. Andre, salah seorang anggota BPBD kepada Insiden24 com mengaku timnya sedang bekerja ekstra keras.
“Kami sedang pontang-panting. Saat ini ada 35 titik lokasi bencana yang harus kami respon, personel kami sebarkan untuk memprioritaskan lokasi dengan korban terdampak,” ujarnya.
Warga yang terdampak didata untuk menerima bantuan darurat, sementara tim teknis berjibaku menormalisasi kondisi secepat mungkin. Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap cuaca ekstrem di musim peralihan.
Sementara itu, Kasat Samapta Polres Salatiga, AKP Samino, menyampaikan bahwa tim gabungan berhasil menyingkirkan material pohon di beberapa titik yang menghambat lalu lintas, termasuk di Jalan Hasanudin dan JLS Kecandran yang sempat tertutup total.

