Kronologi Mutilasi Malang

Kronologi Mutilasi Malang

kumpulanberita – Telah terjadi pembunuhan yang di kota malang dengan kasus mutilasi. Polisi sampai sekarang masih menyelidiki kasus penemuan mayat yang termutilasi di gedung lantai 2 yang berada di pasar besar kota malang, kelurahan sukoharjo, kecamatan klojen, malang, jawa timur. Dalam kasus saat ini polisi sedang memeriksa 2 orang yang terlibat dalam kasus mutilasi.

Saat ini masih kami lakukan pemeriksaan kepada kedua tersangka” ujar AKBP Asfuri kapolres kota malang, Asfuri menyatakan kronologi penemuan mayat korban yang sudah hampir membusuk yang potongan tubuh korban di temukan di sejumlah titik sekitar lokasi pembunuhan.

Penemuan mayat korban mutilasi perempuan tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga sekitar yang mencium aroma busuk yang mencurigakan yang merupakan salah satu pedagang keliling di dekat pasar tersebut, kamis (16/5) sekitar pukul 12.45 WIB. Pada saat itu seorang saksi sedang berjalan menuju lantai 2 ingin mengantar dagangannya kepada pelanggannya. Pedagang tersebut mencium bauk yang tidak sedap, dan mencurigai sesuatu di ruangan tersebut.

Setelah mendapatkan laporan tersebut, pihak keamanan pasar tersebut langsung segera menuju ke lantai 2 untuk membersihkan bauk busuk tersebut, dan tidak sengaja di temukan mayat yang sudah terpotong potong menjadi beberapa bagian yang hampir membusuk.

Kronologi Mutilasi Malang

Baca Juga: John Wick 3 Segera Hadir di Bioskop Indonesia

Saat ini polres malang sedang menyelidiki dan mendalami kasus tersebut” ujar Asfuri. Saksi kemudian menemukan beberapa potongan tubuh yang lain di sekitaran lokasi tersebut, seperti di kamar mandi, potongan tubuh lainnya juga di temukan di sekitaran gedung lantai 2. Setelah penemuan potongan sudah terkumpul polres malang langsung akan melakukan visum terhadap korban mutilasi tersebut.

Untuk kejadian tersebut belum diketahui modus pembunuhan, ada yang saksi mata yang pernah mendengar korban sering cekcok dengan pacarnya. Untuk sampai saat ini AKBP Asfuri mencurigai 2 orang yang dekat dengan korban untuk melakukan introgasi selanjutnya.