Polisi Tetapkan Lima Tersangka Pengeroyokan Terduga Pencuri Ayam di Tabanan

Kumpulan Berita – Satreskrim Polres Tabanan bergerak cepat mengungkap kasus pengeroyokan yang menewaskan seorang pria berinisial S di Banjar Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti. Hanya dua hari setelah insiden yang terjadi pada Jumat (24/7/2026) dini hari, polisi menetapkan lima warga sebagai tersangka. Kelimanya kini telah ditahan untuk menjalani proses hukum.

Korban meninggal dunia setelah menjadi sasaran amuk massa. Sebelumnya, ia diduga tertangkap tangan mencuri dua ekor ayam jantan milik seorang warga berinisial WA. Polisi menegaskan bahwa meskipun korban diduga melakukan tindak pidana pencurian, aksi main hakim sendiri yang mengakibatkan hilangnya nyawa tetap merupakan tindak pidana dan akan diproses sesuai ketentuan hukum.

Kapolres Tabanan AKBP I Putu Bayu Pati mengatakan penyidik bergerak cepat sejak menerima laporan. Polisi mengumpulkan alat bukti, memeriksa para saksi, serta melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Polisi Periksa 18 Saksi dan Amankan Barang Bukti

Hingga Minggu (26/7/2026), penyidik telah memeriksa 18 saksi. AKBP I Putu Bayu Pati juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Menurutnya, penanganan perkara pengeroyokan maupun dugaan pencurian dilakukan Polres Tabanan dengan dukungan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Bali.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, korban semula diamankan warga setelah diduga mencuri dua ekor ayam. Polisi juga menduga aksi korban telah meresahkan warga setempat. Penyidik masih mendalami jenis ayam yang dicuri serta besaran kerugian yang dialami pemilik. Selain itu, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa dua ekor ayam, sebilah pisau, sebuah ketapel, serta beberapa batu kecil yang ditemukan di lokasi kejadian.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, korban memasuki kawasan permukiman warga sekitar pukul 01.00 WITA. Aktivitasnya sempat terekam kamera pengawas (CCTV). Saat hendak keluar melalui jalan buntu menuju kawasan hutan, korban dihadang oleh sejumlah warga. Polisi menduga emosi warga dipicu maraknya kasus pencurian ayam di wilayah tersebut. Kondisi itu berujung pada aksi pengeroyokan. Akibatnya, korban mengalami luka berat dan akhirnya meninggal dunia.

Selain mengusut kasus pengeroyokan, polisi juga menyelidiki dugaan pembakaran sepeda motor yang terjadi setelah insiden tersebut. Penyidik masih memeriksa sejumlah saksi. Polisi juga terus mengumpulkan alat bukti untuk mengungkap rangkaian peristiwa secara utuh.