Waspadai Ciri-ciri Gagal Ginjal, Organ Penting Tubuh

Kumpulan Berita – Ginjal merupakan organ penting di dalam tubuh yang berfungsi untuk menyaring darah dan mengeluarkan racun di dalam tubuh. Maka dari itu, kesehatan ginjal perlu diperhatikan. Ketika mengalami gagal ginjal, fungsi tersebut tidak dapat bekerja dengan baik.

Lebih parahnya lagi, banyak pengidap penyakit ginjal tidak merasakan gejala apa pun hingga kondisi mereka mencapai tahap yang lebih serius, seperti gagal ginjal. Karena itu, penyakit ginjal sering disebut sebagai “silent killer.”

Menurut World Health Organization, gagal ginjal kronis adalah penyakit dengan angka prevalensi yang meningkat setiap tahunnya. Rata-rata, sebanyak 850.000 orang meninggal dunia setiap tahunnya karena penyakit ini.

Lalu, apa saja gejala gagal ginjal yang harus diwaspadai? Yuk, simak penjelasannya di bawah ini!

Apa Ciri-Ciri Ginjal yang Sehat?

Sebelum mengenali gejala gangguan ginjal, penting untuk mengetahui ciri-ciri ginjal yang sehat sebagai perbandingan. Ginjal yang sehat memiliki beberapa karakteristik, antara lain:

Produksi Urine yang Normal: Ginjal yang sehat menghasilkan urine berwarna kuning terang hingga jernih.

Fungsi Penyaringan yang Baik: Ginjal menyaring darah dengan efisien dan mengeluarkan zat-zat sisa seperti urea, kreatinin, dan produk limbah lainnya melalui urine.

Kadar Elektrolit Seimbang: Ginjal menjaga keseimbangan elektrolit dalam tubuh, seperti natrium, kalium, kalsium, dan fosfat.

Tekanan Darah Stabil: Ginjal yang sehat membantu menjaga tekanan darah tetap dalam rentang normal, mencegah hipertensi.

Gejala gagal ginjal pada dewasa dan anak

  • Kurang tidur

Penelitian menunjukkan kemungkinan adanya hubungan antara sleep apnea dan penyakit ginjal kronis (CKD), yang seiring waktu merusak organ serta dapat menyebabkan gagal ginjal. Sleep apnea dapat merusak ginjal karena mencegah tubuh mendapatkan cukup oksigen.

CKD pada gilirannya dapat menyebabkan sleep apnea karena menyempitnya tenggorokan, penumpukan racun, dan berbagai cara lainnya.

  • Panas dingin pada tubuh

Gejala lain yang dapat Anda rasakan adalah perubahan pada suhu tubuh secara tidak konstan. Hal ini membuat Anda mengalami demam panas-dingin, bersamaan dengan rasa nyeri pada punggung.

Namun, gejala ini belum tentu menjadi pertanda bahwa Anda mengalami gagal ginjal. Pada beberapa kasus, gejala ini menunjukkan bahwa Anda mengalami anemia.

  • Sesak Napas

Sesak napas terjadi ketika ginjal tidak mampu untuk menyaring dan mengeluarkan cairan dengan benar.

Hal ini didukung juga oleh faktor anemia dengan kondisi kekurangan darah merah dan menimbulkan kurangnya produksi oksigen.

  • Kulit gatal

Kondisi ini dapat terjadi saat ginjal tidak dapat mengeluarkan racun hingga menumpuk dalam darah. Akibatnya, akan muncul ruam atau membuat seluruh tubuh gatal.

Seiring waktu, ginjal tidak dapat menyeimbangkan mineral dan nutrisi dalam tubuh. Hal ini dapat menyebabkan penyakit mineral dan tulang, yang bisa membuat kulit kering dan gatal.

  • Pembengkakan pada Tangan, Kaki, dan Wajah

Gagal ginjal membuat cairan tinggi sodium tidak dapat terserap dengan baik oleh organ tersebut. Dampaknya adalah pembengkakan di sekitar tangan, kaki, dan wajah disertai dengan bercak dan gatal.

Namun, perlu dicatat juga, tidak semua orang yang menderita gagal ginjal mengalami gejala tersebut pada tangan, kaki, dan wajahnya.

  • Makanan Terasa seperti Logam

Hal ini disebabkan oleh racun yang menumpuk dalam darah (Uremia), lalu tumpukan tersebut dapat mengendap di belakang leher yang berdekatan dengan indra perasa.

  • Kram otot

Kram di kaki atau di area tubuh lain bisa menjadi tanda fungsi ginjal yang buruk. Ketidakseimbangan kadar natrium, kalsium, kalium, atau elektrolit lainnya dapat mengganggu cara kerja otot dan saraf.

  • Sering Mual dan Muntah

Penumpukan racun dalam darah atau uremia, selain membuat rasa makanan yang dikonsumsi seperti logam, juga membuat penderita gagal ginjal sering merasa mual.

Menurut ahli urologi di Amerika, rasa mual dan muntah dipicu oleh batu ginjal yang mengendap di ureter, kemudian menghambat keluarnya urin.

Lalu, terjadilah pembengkakan dan rasa nyeri perut yang mendorong untuk muntah dan tidak nafsu makan.

  • Urine berbusa, cokelat, atau berdarah

Urine yang berbusa bisa menjadi tanda terlalu banyak protein yang disebut albumin. Itu dapat disebabkan oleh masalah ginjal. Begitu juga dengan urine yang berwarna cokelat atau sangat pucat.

Fungsi ginjal yang bermasalah juga dapat menyebabkan darah bocor ke kandung kemih. Darah dalam urine juga dapat disebabkan oleh batu ginjal, tumor, atau infeksi.