Kumpulan Berita – Setelah bebas dari masa kurungan 5 tahun akibat kasus pelecehan seksual terhadap korban dibawah umur di tahun 2016, Saipul Jamil di tahun 2021 akhirnya bisa bebas dari penjara. Namun akibat kasus yang menjeratnya dahulu, membuat beberapa masyarakat kemudian mengecap Saipul Jamil sebagai seorang pedofilia dan predator seks.
Menanggapi hal tersebut, Saipul Jamil tidak terima jika disebut sebagai pedofilia dan predator seks. Oleh sebab itu, Saipul Jamil saat ini sudah melaporkan salah satu psikolog berinisial LG yang menyebut dirinya sebagai pedofilia dan predator seks. Psikolog berinisial LG sendiri diketahui memiliki nama panjang yakni Lita Gading. Saipul Jamil bersama kuasa hukumnya yakni Farhat Abbas sudah mendatangi Polda Metro Jaya untuk melaporkan kasus ini pada hari Senin (8/11/2021).
“Agendanya membuat laporan pidana buat Lita Gading. Dia psikolog yang merasa bisa ngomong seenaknya dan berupaya membuat kerusakan karakter buat Saipul Jamil,” ujar Farhat Abbas di Polda Metro Jaya, Senin (8/11/2021).

Menurut kuasa hukum Saipul Jamil, pernyataan yang dilontarkan oleh psikolog Lita Gading sudah melewati batas wajar dan sudah keterlaluan. Selain itu, menurut Farhat Abbas sebagai kuasa hukum Saipul Jamil menilai bahwa penyambutan yang dilakukan setelah Saipul Jamil keluar dari penjara merupakan suatu selebrasi yang wajar.
“Kelewatan banget. Kalimat predator, pedofil dan memprotes masalah penyambutan,” ucap Farhat.
“Menurut kami, penyambutan itu wajar-wajar saja kok. Disambut bunga yang bagus atau terigu dan telur dipecahin sih enggak ada masalah. Dilempar ke kolam renang kan itu hak orang aja. Bebas berekspresi untuk menyambut kemenangan,” ucap Farhat kembali.
Dengan dilaporkannya psikolog Lita Gading, Farhat Abbas sebagai kuasa hukum Saipul Jamil berharap tidak ada lagi pihak yang memberikan opini buruk kepada Saipul Jamil yang berkaitan dengan kasus sebelumnya. Hal ini disebabkan karena opini buruk yang beredar di media sosial dapat mempengaruhi pekerjaan Saipul Jamil di industri hiburan Tanah Air.
“Bang Ipul ingin mata pencariannya tidak terganggu. Mereka juga jangan mencari mata pencarian dengan mengganggu orang lain,” ujar Farhat.

