Tim Sukses Donald Trump Salahkan Demonstran Karena Kampanye Donald Trump Sepi Peserta

Kumpulan Berita – Kampanye pemilihan umum Donald Trump di Tulsa, Oklahama, Amerika Serikat berlangsung sepi. Massa yang datang tidak lebih dari 19 ribu orang dari target 100 orang.

Mercedes Schlapp, pembantu kampanye senior Donald Trump mengatakan kepada “Fox News Sunday”, para pendukung tidak dapat memasuki BOK Center dimana tempat kampanye dilangsungkan. Schlapp menyalahkan para pengunjuk rasa yang membuat khawatir peserta untuk datang

“Ada beberapa faktor yang terlibat, seperti mereka mengkhawatirkan para pemrotes yang datang. Ada pemrotes yang memblokir (peserta),” kata Schlapp, dilansir dari AFP, Senin (22/6).

“Jadi kami melihat bahwa ada dampak dalam hal orang yang datang ke rapat umum”.

Trump Geram karena Kampanyenya di Tulsa Sepi Pendukung

Ada juga keluarga yang tidak bisa membawa anak-anak mereka untuk datang karena khawatir oleh demonstran. Oleh karena itu mereka tidak jadi datang. Schlapp juga menyebut para demonstran bahkan memblokir akses di pintu metal detector yang membuat para peserta tidak bisa masuk ke dalam.

“Para demonstran bahkan memblokir akses ke detektor logam, yang mencegah orang untuk masuk”, ujar Schlapp.

Namun wartawan di lapangan mengatakan mereka tidak melihat ada masalah bagi orang yang mencoba masuk.

Diberitakan jumlah massa dalam kampanye Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Tulsa, Oklahoma sangat sedikit.

Target kampanye yang dihadiri oleh 100 ribu orang, namun tak kurang hanya 19 ribu orang yang turun di lapangan. Jumlah ini sangat sedikit dibandingkan dengan yang ditargetkan oleh Gedung Putih.

Trump berusaha untuk meraih kembali popularitasnya yang menurun akibat krisis kesehatan dan ekonimi beberapa waktu kebelakang, serta isu rasialisme yang terjadi beberapa pekan ini dengan mengumpulkan para pendukung politiknya dengan cara berkampanye