Sebutan Hari Raya Idul Fitri di 4 Negara di Dunia

Kumpulan Berita – Islam adalah agama terbesar yang paling banyak dianut oleh masyarakat dunia dan tersebar di berbagai belahan dunia.

Meskipun pusat peradaban agama ini berada di daerah Arab dan bahasa yang digunakan adalah bahasa Arab, namun banyak istilah-istilah di luar bahasa Arab.

Contohnya dalam penyebutan Hari Raya Idul Fitri, berbagai negara memiliki istilah yang berbeda-beda untuk menggambarkan 1 Syawal tersebut. Istilah itu ada karena kearifan budaya dan bahasa masing-masing negara.

Misalnya ada 4 sebutan berbeda untuk Hari Raya Idul Fitri dari 5 negara berikut ulasannya :

1. Lebaran-Indonesia

6 Tradisi Hari Raya Idul Fitri di Indonesia, Selalu Dirindukan ...

Masyarakat Indonesia menyebut hari raya Idul Fitri dengan Lebaran. Lebaran berasal dari bahasa lokal yang berarti lebar, lapang, yang berarti menunjukkan kelapangan hati umat Muslim untuk saling memaafkan.

Istilah Lebaran juga datang dari kata lebar yang dalam bahasa Jawa yang berarti setelah, usai, pasca. Dimana Lebaran berarti gambaran kondisi umat yang sudah selesai menjalankan puasa Ramadhan. Istilah Lebaran digunakan secara nasional di Indonesia untuk menyebut Idul Fitri.

2. Seker Bayrami-Turki

Begini Cara Masyarakat Turki Rayakan Idul Fitri | Dream.co.id

Meski Turki tidak terlalu jauh dari Arab Saudi, namun masyarakat Turki memiliki istilah berbeda untuk menyebut Hari Raya Idul Fitri. Idul Fitri disebut sebagai Seker Bayrami oleh masyarakat Turki.

Bayrami biasa digunakan untuk menyebut libur nasional atau libur keagamaan. Sementara Seker Bayrami berarti pesta gula. Ini karena banyaknya hidangan manis yang disajikan masyarakat pada saat perayaan Idul Fitri.
Perayaan ini biasa dirayakan selama 3 hari terhitung sejak 1 syawal.

3. Chaand Raat-India

Tradisi Unik India Sambut Lebaran

Tak hanya di India, Chaand Raat juga familiar digunakan masyarakat Pakistan dan Bangladesh. Istilah yang berasal dari bahasa Sansekerta “candra” dan “ratri”. Istilah ini sesungguhnya tidak digunakan secara spesifik untuk menyebut Idul Fitri, melainkan malam sebelum Idul Fitri tiba.

Makna Chaand Raat adalah malam yang terang karena adanya bulan purnama. Di malam itu, para perempuan menghias tangan dan kaki mereka dengan hena atau pacar, selain itu mereka akan menyiapkan beragam makanan.

4. Korité-Senegal

Senegal Longgarkan Karantina, Masjid akan Beroperasi Kembali ...

Masyarakat Senegal dan sebagian besar negara di kawasan Afrika Barat menyebut hari raya Idul Fitri sebagai Korité. Korité dirayakan selama 3 hari dengan beragam kegiatan seperti sholat Id, berkumpul bersama keluarga dan teman.

Tidak jauh berbeda dengan budaya di Indonesia, keluarga di Afrika Barat juga menggunakan pakaian baru untuk merayakan Idulfitri. Mereka juga melakukan perjalanan mudik ke desa atau asal mereka dan juga saling bertukar kado serta memberikan bantuan kepada mereka yang membutuhkan.

Umat Muslim juga saling berkirim ucapan selamat dan permohonan maaf kepada keluarga, teman, juga kerabat. Meminta maaf dan memaafkan memang menjadi inti dari perayaan Idul Fitri.