Kumpulan Berita – Timun merupakan salah satu sayuran yang tidak asing bagi masyarakat Indonesia. Di Indonesia, timun seringkali dijadikan makanan lalapan pendamping lauk utama seperti ayam goreng.
Rasanya yang segar dan mengandung banyak air membuat timun menjadi sayuran yang sangat menyegarkan. Selain rasanya yang enak, mengkonsumsi timun setiap hari ternyata memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan kulit hingga kadar gula darah. Penasaran? Yuk simak manfaat timun jika dikonsumsi setiap hari.
Mengandung Antioksidan
Para ilmuwan telah menyangkal gagasan bahwa mentimun pada dasarnya adalah pengisi salad. Menurut Journal of Aging Research and Clinical Practice, mentimun mengandung sekelompok polifenol yang disebut lignan, yang mungkin membantu dalam mengobati kanker yang berhubungan dengan estrogen.
Perez mengatakan mereka juga mengandung jenis antioksidan lain seperti beta karoten dan flavonoid, yang membantu melawan peradangan dan melindungi sel-sel dari penyakit kronis.
Mencerahkan Kulit
Jika Anda mengkonsumsi timun baik secara langsung maupun di jus, maka ini bisa membantu membuat kulit tampak lebih kenyal dan bercahaya. Kandungan anti inflamasinya dapat mencerahkan kulit dan mengurangi tanning. Tak cuma itu, timun juga mengurangi kerutan dan garis-garis halus.
Menurunkan kadar gula darah
Bagi para penderita diabetes, sangat baik untuk mengkonsumsi timun setiap hari. Sebab timun rendah kalori, karbohidrat, dan gula. Ditambah lagi, air dan serat pada tanaman ini mampu membuat Anda merasa kenyang lebih lama. Maka tak heran sayuran ini terkenal bisa menyeimbangkan kadar glukosa darah dan membantu dalam pengelolaan diabetes.
Membantu Memperkuat Tulang
Kalsium bukan satu-satunya nutrisi yang membuat tulang Anda kuat. Mentimun kaya akan vitamin K.
Sebuah studi dari jurnal PLos Medicine menemukan bahwa wanita pasca menopause yang mengonsumsi lima miligram vitamin K setiap hari selama dua tahun mengalami patah tulang 50 persen lebih sedikit.
Membuat Perut Nyaman
Seperti yang disebutkan, mentimun memiliki banyak serat, yang sangat bagus untuk mendukung usus yang sehat. Tetapi ketika Anda memakannya dalam bentuk acar, hal ini akan benar-benar bagus. Acar terbuat dari mentimun ditambah campuran yang tepat dari acar, garam dan cuka.
“Proses fermentasi membuatnya menjadi bahan bakar yang sempurna untuk usus Anda,” kata Taub-Dix sembari menambahkan mentimun meningkatkan ‘bakteri baik’ dalam usus.

