Kumpulan Berita – Sejak kemunculan virus Covid-19 dari bulan november tahun 2019, masyarakat di dunia dihantui dengan rasa cemas. Pasalnya virus ini sangat mudah untuk tertular ke sesama manusia yang lain. Sudah lebih dari setahun negara-negara di dunia berupaya untuk melawan virus ini agar tidak memakan korban jiwa lebih banyak lagi.
Berbagai upaya seperti menggunakan masker, mencuci tangan setiap hari, dan menjaga jarak sudah menjadi keharusan bagi masyarakat agar tidak tertular Covid-19. Bahkan, negara-negara sudah banyak yang melakukan vaksinasi ke masyarakatnya agar pandemi ini segera berlalu.

Namun saat ini, muncul mutasi dari virus Covid-19 yang sudah tersebar di berbagai negara. Salah satu mutasi virus Covid-19 adalah Corona B.1.1.7. Virus mutasi baru ini sendiri muncul pertama kali di Inggris dan saat ini sudah menyebar ke 33 negara di dunia.
Lalu, apa sih perbedaan antara virus Covid sebelum dan sesudah mutasi? Untuk saat ini, belum banyak peneliti yang melakukan penelitian terkait virus Corona B.1.1.7., padahal virus ini sudah tersebar ke berbagai negara di dunia, dan virus ini bahkan diketahui sudah sampai di Indonesia. Namun, ada penelitian yang mengungkapkan bahwa virus covid mutasi baru jauh lebih gampang untuk tertular ke sesama manusia, tetapi bukan berarti virus mutasi covid ini lebih mematikan dibandingkan dengan virus covid yang biasa.

Indonesia sendiri diketahui sudah membeli stock vaksin untuk masyarakat. Indonesia memilih vaksin dari merk Sinovac. Vaksin Sinovac dipilih oleh Pemerintah Indonesia karena vaksin Sinovac memiliki efikasi sebesar 65 persen. Tubuh yang sudah divaksin dengan vaksin Sinovac memiliki risiko 2,86 kali lebih rendah untuk mengalami COVID-19 bergejala dibandingkan yang tidak divaksin. Selain itu, Vaksin Sinovac juga sudah melalui uji klinik fase III dan sudah mendapat izin dari WHO untuk penggunaan darurat.
Pada tanggal 13 januari 2021, Presiden Indonesia yakni Joko Widodo, menjadi orang pertama di Indonesia yang divaksin menggunakan vaksin sinovac. Saat ini sendiri sudah lebih dari 1 juta warga Indonesia yang divaksin menggunakan vaksin sinovac.
Tentunya kita sebagai masyarakat pasti khawatir dengan munculnya mutasi virus covid yang baru, karena mutasi virus ini lebih mudah tertular dibandingkan dengan virus Covid-19 biasa. Lalu dengan adanya mutasi dari Virus Covid-19 yang baru, apakah efektivitas vaksin akan sama seperti sebelumnya?
Menurut Ahli biologi molekuler, Ahmad Rusdan Utomo, mengatakan bahwa vaksin covid yang Indonesia gunakan saat ini masih terbilang relatif efektif untuk melawan mutasi virus covid yang baru yakni virus SARS-CoV-2 B117. Selain itu, sampai saat ini belum ada keluhan apapun mengenai penurunan efikasi vaksin Covid-19 asal Sinovac terhadap mutasi virus covid yang baru.
Meskipun saat ini sudah ada vaksin untuk melawan virus Covid-19, tapi sebaiknya kita sebagai masyarakat juga tetap membantu Pemerintah dalam menanggulangi pandemi ini dengan cara memakai masker setiap hari, mencuci dan menjaga tangan agar tetap bersih, serta selalu menjaga jarak ketika berada di luar rumah.

