Manfaat Konsumsi Belut bagi Kesehatan

Kumpulan Berita – Belut merupakan salah satu jenis ikan yang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Sebagai sumber protein hewani, belut kerap dikonsumsi di berbagai negara, termasuk Indonesia, Jepang, dan beberapa negara di Eropa.

Belut terbagi menjadi beberapa jenis, ada yang berasal dari air tawar maupun dari air laut. Belut yang kerap dikonsumsi juga bisa berasal dari alam atau yang dibudidayakan. Selain rasanya yang lezat, belut juga kaya akan nutrisi penting yang dapat menunjang kesehatan tubuh. Nah, berikut kandungan nutrisi dan manfaat dari mengonsumsi belut!

Kandungan Nutrisi Belut

Menurut data dari United States Department of Agriculture (USDA), belut mengandung beragam nutrisi yang sangat bermanfaat bagi tubuh. Setiap 100 gram belut mengandung:

    • Kalori: 184 kcal
    • Protein: 18,4 gram
    • Lemak: 11,7 gram
    • Karbohidrat: 0 gram
    • Vitamin A: 1200 IU (24% dari kebutuhan harian)
    • Vitamin B12: 5 mcg (83% dari kebutuhan harian)
    • Vitamin D: 930 IU (233% dari kebutuhan harian)
    • Zat Besi: 2,7 mg (15% dari kebutuhan harian)
    • Kalsium: 20 mg (2% dari kebutuhan harian)
    • Fosfor: 200 mg (20% dari kebutuhan harian)
    • Kalium: 120 mg (3% dari kebutuhan harian)

Belut juga mengandung omega-3 dan omega-6, dua jenis asam lemak esensial yang penting untuk kesehatan jantung dan otak.

Beragam Manfaat Belut untuk Kesehatan

Karena mengandung aneka nutrisi, ada banyak manfaat belut bagi kesehatan yang bisa kamu peroleh, yaitu:

Menambah energi dan stamina

Karena mengandung nutrisi yang cukup lengkap, belut baik dikonsumsi sebagai lauk pendamping nasi. Kandungan gizi, terutama protein, yang tinggi bisa menambah energi dan stamina tubuh, sehingga kamu bisa melakukan beragam aktivitas dan tidak cepat lelah.

Mendukung fungsi otak

Omega-3 yang terdapat dalam belut juga memiliki peran penting dalam mendukung fungsi otak. Asam lemak ini dapat meningkatkan kemampuan kognitif, memori, dan fungsi otak secara keseluruhan.

Nah, manfaat tersebut bisa mengurangi risiko penyakit neurodegeneratif seperti Alzheimer.

Menjaga kesehatan tulang

Kandungan fosfor dan kalsium dalam belut berperan dalam menjaga kesehatan tulang dan gigi. Fosfor bekerja sama dengan kalsium untuk menjaga kepadatan tulang dan mencegah osteoporosis, terutama pada orang yang telah berusia lanjut.

Menjaga kesehatan mata

Belut termasuk salah satu sumber vitamin A yang paling baik. Dalam tiap 100 gramnya, hewan ini mengandung sekitar 3500 IU vitamin A. Kandungan ini justru lebih tinggi dari buah tomat dan jambu biji yang digadang-gadang sebagai buah kaya vitamin A.

Selain untuk meningkatkan daya tahan tubuh, vitamin A juga dibutuhkan untuk menjaga kesehatan mata. Dengan tercukupinya asupan vitamin A, mata bisa lebih sehat dan terhindar dari berbagai penyakit, seperti rabun senja dan penyakit retina.

Memenuhi kebutuhan protein harian

Belut merupakan sumber protein hewani yang baik untuk kesehatan. Apabila dibandingkan dengan ikan, protein yang terkandung di dalam hewan berkulit licin ini tidak jauh berbeda. Dalam setiap 100 gramnya, belut mengandung 18,5 gram protein, sementara ikan mengandung sekitar 19 gram protein.

Mengonsumsi ikan, belut, ayam, atau daging, bisa membantu memenuhi kebutuhan protein harian. Ingat ya, protein termasuk nutrisi yang dibutuhkan dalam jumlah besar agar tubuh sehat dan semua organ tubuh bisa berfungsi dengan baik.

Meningkatkan energi

Belut merupakan sumber vitamin B12 yang sangat baik. Nah, vitamin B12 berperan penting dalam produksi energi.

Jenis vitamin tersebut juga membantu tubuh memetabolisme karbohidrat, lemak, dan protein menjadi energi yang dapat digunakan oleh tubuh. Manfaat tersebut penting untuk fungsi saraf dan pembentukan sel darah merah.