Kasus Covid-19 Melonjak Di Singapura, Mayoritas Dari Kelompok Lanjut Usia

Kumpulan Berita – Sejak Agustus 2021, Singapura kembali mengalami kelonjakan kenaikan kasus Covid-19. Pada hari Minggu (19/02/2021), Singapura melaporkan penambahan kasus Covid-19 sebanyak 1.009 kasus yang terdiri dari 919 kasus berasal dari komunitas, dan 90 kasus lainnya berasal dari penghuni asrama.

Jumlah kasus Covid-19 pada tanggal 19 September 2021 menjadi rekor tertinggi yang memecahkan kasus harian Covid-19 di tanggal sebelumnya yang mencapai 1.004 kasus. Menurut Kementerian Kesehatan Singapura (MOH), pelonjakan kasus Covid-19 yang terjadi akhir-akhir ini lebih didominasi oleh orang lanjut usia, dengan jumlah orang lanjut usia yang terinfeksi kasus Covid-19 sebanyak 321 orang.

Saat ini sendiri setidaknya ada 873 pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit, sedangkan sisanya sedang menjalani isolasi mandiri di rumah. Selain itu diantara 873 pasien Covid-19, diantaranya ada sekitar 116 orang lanjut usia diatas 60 tahun yang sakit parah.

Namun meskipun ada kelonjakan kasus yang membuat total angka kasus Covid-19 di Singapura menjadi 77.804, sampai saat ini belum ada penambahan kasus kematian dan jumlah total kematian masih sama seperti sebelumnya yakni 60 orang.

Di Singapura setidaknya ada 16 klaster lokal yang langsung mendapat perhatian khusus dari Kementerian Kesehatan Singapura, diantaranya yakni di Pusat Makanan Toa Payoh Lorong 8, Windsor Convalescent Home, My Little Campus, Kantor Produser Vaksin Pfizer Asia Pasific Pte Ltd, dan Ruma Jompo Woodlands.

Pelonjakan kasus Covid-19 di Singapura diperkirakan akan mencapai 2.000 kasus per hari. Untuk itu, Pemerintah Singapura akan memantau terus sistem kesehatan di Singapura agar tidak kewalahan untuk menanggulangi kasus harian yang diprediksi akan melonjak sampai akhir September 2021.

Pelonjakan kasus Covid-19 di Singapura cukup mengagetkan banyak pihak, karena saat ini Singapura menempati peringkat pertama yang sudah melakukan vaksinasi ke masyarakatnya. Pada bulan Agustus 2021 menurut MOH, masyarakat Singapura 80% sudah melakukan vaksinasi.

Dari angka 80% tersebut, terdiri dari 4,3 juta masyarakat Singapura termasuk juga Permanent Resident. Selain itu Singapura juga menggunakan berbagai macam vaksin untuk masyarakatnya, seperti Pfizer-BioNTech, Moderna, Sinovac, Sinopharm, Covishield, Johnson & Johnson, dan AstraZeneca.