Indonesia Bangun IKN, Menteri PUPR Basuki : Lebih Murah Daripada Membenahi Jakarta

Kumpulan Berita – Pembangunan Ibu Kota baru di Kalimantan menimbulkan banyak pertanyaan di tengah masyarakat mengenai urgensinya. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa biaya membangun IKN jauh lebih murah dibandingkan dengan membenahi Ibu Kota Indonesia sekarang, yakni DKI Jakarta. Menurut Basuki, DKI Jakarta memiliki dataran yang terus mengalami penurunan tanah, sehingga air yang mengalir tidak bisa diarahkan ke laut jika tidak ada pembenahan yang baik.

“Jadi, daya dukung Jakarta ini sudah berat, memperbaikinya pun mungkin lebih mahal [daripada] kalau kita bikin baru,” ucap Basuki di Istana Kepresidenan Jakarta, dikutip dari CNN Indonesia, Senin (11/7).

Dengan adanya Ibu Kota baru, hal tersebut kemudian menjadi salah satu upaya dari pemerintah untuk menekan beban jumlah penduduk di Jakarta dengan cara memindahkan masyarakat.

Selain itu, pemerintah juga berencana untuk mengurangi penggunaan air tanah dengan membangun beberapa waduk di sekitar Jakarta, namun hal tersebut baru bisa dilakukan jika masyarakat di Jakarta berpindah tempat.

“[Pemindahan ibu kota negara ke IKN Nusantara] tidak ada niatan politis, tidak ada apa-apa,” ujar Basuki.

Pemerintah Indonesia melalui Presiden Joko Widodo sebelumnya sudah merencanakan pemindahan Ibu Kota negara ke Kota Nusantara yang berlokasi di Kalimantan Timur.

Rencana itu sendiri sudah disetujui oleh DPR melalui Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2022. Rencananya, pemindahan Ibu Kota Indonesia ini akan dilakukan secara bertahap dan diprediksi akan siap berpindah mulai tahun 2024.

 

Sumber : https://www.cnnindonesia.com/nasional/20220711133217-32-819968/menteri-pupr-basuki-lebih-mahal-benahi-jakarta-ketimbang-bangun-ikn