Kumpulan Berita – Kebiasaan olahraga tentu penting untuk tubuh, namun timbulnya rasa nyeri setelah berolahraga tidak terhindarkan. Nyeri pada otot menjadi hal yang wajar terjadi jika tubuh baru menjalani jenis olahraga baru atau melakukan penambahan berat ketika latihan.
Meski nyeri otot bukan hal yang berbahaya, akan tetapi sangat mengganggu aktivitas sehari-hari. Dan juga bagi beberapa orang menjadi trauma dan tidak ingin berolahraga lagi.
Seperti dilansir oleh honestdocs, penyebab otot nyeri setelah berolahraga dan cara mengatasinya.
Mengapa Otot Terasa Nyeri Setelah Berolahraga?
Nyeri pada otot terjadi saat tubuh melakukan jenis olahraga baru atau olahraga dengan intensitas yang lebih berat, seperti jogging dan angkat beban. Akibatnya massa dan bentuk otot menjadi meningkat, serta sebagai reaksi normal dari pembentukan jaringan otot baru.
Hal itu terjadi dikarenakan oleh penumpukan asam laktat, kerusakan jaringan, hingga cidera otot. Oleh karena itu melakukan pemanasan atau peregangan sangatlah perlu dilakukan untuk meminimalisir nyeri pada otot.
Meskipun rasa nyeri tersebut dapat reda dengan sendirinya, namun memang membutuhkan waktu selama beberapa hari. Adapun gejala yang sering muncul saat nyeri otot seperti:
- Terasa sakit saat disentuh
- Timbul rasa nyeri disertai pembengkakan di area otot
- Mengalami keterbatasan jangkauan gerak karena otot terasa kaku
- Anggota badan yang mengalami DOMS akan terasa lemas dan berlangsung selama beberapa hari
- Jika terjadi perubahan warna urine, hal itu menandakan bahwa kerusakan otot telah mempengaruhi kondisi ginjal (segera periksakan diri ke dokter)
Cara Mengatasinya
Gejala nyeri pada otot setelah berolahraga memang tidak bisa dihindari. Tetapi ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengurangi rasa sakit tersebut, sebagai berikut:
- Minum obat anti-inflamasi agar nyeri otot bisa segera pulih.
- Kurangi makanan yang mengandung garam dan kolesterol seperti almond, walnut, biji bunga matahari, hazelnut, apel, nanas, dll.
- Cukupi kebutuhan cairan dengan minum air putih sebanyak 2,5 liter air per hari agar membantu memulihkan jaringan otot
- Kompres bagian tubuh yang mengalami nyeri untuk meredakan bengkak dan kaku pada otot
- Tetap melakukan olahraga ringan seperti berenang dan jenis olahraga lain yang biasa Anda lakukan
- Istirahat yang cukup supaya otot yang kaku dapat kembali rileks
Dan cara lain yang sering dilakukan adalah dengan mengompres air hangat pada bagian yang mengalami nyeri. Langkah ini dapat membantu mengeluarkan cairan dan meredakan rasa nyeri yang dirasakan. Selain itu, konsumsi makanan yang kaya akan sumber karbohidrat dan protein, serta jauhi makanan yang mengandung banyak garam dan kolesterol.

