Cara Survive di Hutan Alam Liar

Kumpulan berita – Tersesat di hutan bisa menjadi situasi yang menakutkan. Mulai dari tersesat ketika mendaki, mobil mogok di jalan hutan, atau alasan lainnya.

Berada di hutan, terpencil dari hiruk-pikuk perkotaan memang membawa tantangan tersendiri. Saat berada di alam liar Anda memerlukan keterampilan dan pengetahuan khusus untuk bertahan hidup atau survive.

Survive adalah kondisi di mana seseorang dapat hidup selama mungkin dengan persiapan dan kondisi yang tidak memungkinkan. Nah, berikut adalah beberapa cara yang dapat kita lakukan ketika dalam kondisi survive.

1. S-T-O-P

Sudah tidak diragukan lagi apabila kita dalam kondisi survive hal pertama yang akan dirasakan adalah kecemasan mengenai keadaan sekitar dan terus berusaha untuk mencari jalan keluar. Tetapi hal tersebut adalah kesalahan yang pada umumnya dilakukan oleh orang-orang yang tidak memiliki pengetahuan yang cukup.

Maka dari itu, hal pertama yang harus dilakukan adalah menenangkan diri untuk menghilangkan rasa cemas serta berhenti sejenak untuk mencari jalan keluar dan beristirahat. Sebelum bertindak lebih lanjut, pastikan lo memiliki pikiran yang objektif dan mengamati lingkungan sekitar, serta membuat rencana yang akan dilakukan ke depannya.

Setelah hal ini dilakukan, maka Superfriends dapat terus melanjutkan perjalanan berdasarkan perencanaan yang telah dibuat. Maka dari itu, dalam kondisi survive, banyak yang menyarankan untuk melakukan STOP yang merupakan singkatan dari Stop (berhenti), Think (berpikir), O (observe/amati), dan Plan (Perencanaan).

2. Buat tempat perlindungan

Cari area yang kering dan datar di antara pepohonan serta aman dari potensi bahaya, seperti tanah longsor atau banjir. Jauhi daerah yang terlalu dekat dengan tepi sungai atau danau, karena air bisa naik dengan cepat. Kumpulkan ranting, daun, dan dedaunan kering untuk digunakan sebagai bahan bangunan.

3. Temukan sumber air bersih

Ketika dalam kondisi survival sudah dipastikan bahwa perbekalan konsumsi yang dimiliki sangatlah terbatas dan nyaris tidak ada. Maka dari itu, mencari sesuatu di alam bebas untuk dikonsumsi adalah sesuatu yang harus dilakukan agar dapat survive selama mungkin.

Hal pertama yang harus dilakukan pada saat survive yakni mencari sumber air bersih untuk dikonsumsi. Manusia dapat bertahan hidup selama beberapa minggu hanya dengan mengkonsumsi air, akan tetapi hanya bisa bertahan selama 4 hari jika tidak mengkonsumsi air.

Oleh karenanya, mencari sumber air adalah prioritas utama agar peluang survive lebih lama.  Akan tetapi, terkadang pada kondisi tertentu mencari sumber air bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan. Untuk itu, cobalah menadah air hujan yang turun menggunakan wadah yang tersedia, serta konsumsi tumbuh-tumbuhan yang mengandung air di dalamnya, seperti kaktus dan rumput penyimpan air.

4. Mencari makanan

Mencari makan adalah keterampilan penting ketika bertahan hidup di hutan. Anda bisa mencari tanaman dan serangga yang dapat dimakan pada area tersebut. Pastikan Anda mengetahui spesies beracun yang harus dihindari.

Memancing dan berburu juga merupakan pilihan jika Anda memiliki keterampilan dan peralatan yang diperlukan. Mengingat energi dan tenaga sangat penting, jadi prioritaskan makanan berkalori tinggi dan padat nutrisi saat mencari makan.

5. Sinyal bantuan

Saat Anda tersesat atau dalam kesusahan, memberi sinyal bantuan sangat penting. Manfaatkan sinyal visual dan pendengaran untuk menarik perhatian.

Untuk sinyal visual, buatlah api yang besar dan terlihat jelas atau susun batu dan dahan dalam pola SOS. Untuk sinyal pendengaran, gunakan peluit, senjata api, atau suara Anda untuk mengeluarkan suara yang keras dan berulang-ulang.

6. Buat perapian sebelum malam

Perapian berfungsi untuk menjadi penerang pada saat kegelapan dan dapat mengusir hewan-hewan buas yang mendekat. Selain itu, perapian juga berfungsi untuk menjaga suhu tubuh tetap hangat dan terhindar dari hipotermia.

Kamu bisa membuat perapian dengan memanfaatkan cahaya matahari dan kaca pembesar atau menggunakan kayu dan ranting yang digesek untuk menimbulkan efek panas. Keduanya dapat menjadi opsi, tergantung mana yang lebih mudah dan efektif.