Banjir dan Tanah Longsor di Kabupaten Kudus, Menelan Korban

Kumpulan Berita – Banjir melanda Kabupaten Kudus, Provinsi Jawa Tengah pada Jumat (9/1/2026), sekitar pukul 18.00 WIB. Kejadian ini dipicu oleh curah hujan tinggi yang berlangsung cukup lama, sehingga mengakibatkan peningkatan debit air pada Sungai Gelis, Sungai Piji, dan Sungai Dawe.

“Luapan air dari ketiga sungai tersebut tidak dapat tertampung oleh alur sungai dan sistem drainase yang ada, sehingga menggenangi permukiman warga serta sejumlah fasilitas umum,” ujar Abdul Muhari dalam keterangannya yang dikutip, Senin (12/1/2026).

Pada awal kejadian, ketinggian muka air (TMA) tercatat mencapai sekitar 50 cm, dengan variasi genangan di sejumlah desa. Selain permukiman, banjir juga berdampak pada akses jalan, jembatan, serta lahan pertanian yang berada di sekitar daerah aliran sungai.

“Berdasarkan data sementara yang masih dalam proses pendataan, banjir ini berdampak pada sekitar 4.668 kepala keluarga atau 14.143 jiwa. Tercatat pula sekitar 4.668 unit rumah terdampak, 65 akses jalan tergenang, beberapa jembatan mengalami gangguan, serta kurang lebih 120,8 hektare areal persawahan terdampak,” ujarnya.

Update Korban Banjir di Kudus

Dua orang dilaporkan tewas dalam bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Sementara itu, satu balita masih dinyatakan hilang usai terseret arus banjir.

Korban tewas akibat banjir berinisial AW (26 tahun), warga Desa Bacin, Kecamatan Bae. Ia meninggal dunia setelah terseret banjir besar saat mandi di sungai.

Korban kedua merupakan warga Desa Menawan, Kecamatan Gebog, bernama Sriyatun. Ia meninggal dunia pada Minggu (11/1) setelah tertimpa material longsor di warung miliknya.

Sementara itu, korban yang masih dalam pencarian akibat terseret banjir adalah seorang balita bernama Ismi Najiba (5), warga Desa Karangbener.

Selain banjir, tanah longsor juga terjadi di sejumlah wilayah di Kudus. Longsor dilaporkan terjadi di Desa Japan, Kuwukan, Ternadi, Colo, Kajar, Kandangmas, Soco, Puyoh, Piji, dan Lau di Kecamatan Dawe.

Tak hanya di Kecamatan Dawe, longsor juga menimpa Desa Menawan dan Desa Rahtawu di Kecamatan Gebog. Selain itu, longsor terjadi di Desa Gondangmanis, Kecamatan Bae.