Kumpulan Berita – Sudah hampir lebih dari setahun masyarakat dunia berperang melawan virus Covid-19. Sampai saat ini, masih banyak negara yang kesulitan untuk mengatasi penyebaran virus Covid-19 meskipun saat ini sudah tersedia vaksin.
Berbagai upaya telah dilakukan oleh beberapa negara untuk menekan angka penyebaran virus Covid-19, salah satunya yakni dengan menutup akses penerbangan internasional. Dengan menutup akses penerbangan internasional diharapkan angka penyebaran virus Covid-19 bisa lebih dikendalikan.
India menjadi salah satu negara yang akhir-akhir ini mengalami kelonjokan angka penyebaran virus Covid-19. Bukan virus Covid-19 biasa, melainkan virus Covid-19 yang sudah bermutasi menjadi varian B.1617. Saat ini, jumlah harian penambahan kasus virus Covid-19 di India mencapai 300.000 orang per hari.
Hal ini kemudian membuat situasi semakin mencekam di India karena rumah sakit penuh pasien virus Covid-19 dan tidak bisa merawat semua pasien yang ada. Akibat peningkatan jumlah yang terinfeksi virus Covid-19, beberapa rumah sakit melaporkan mereka kehabisan tempat tidur perawatan intensif, obat-obatan, dan kehabisan oksigen.
Penyebab Peningkatan Virus Covid-19 di India
Salah satu penyebab utama yang membuat India saat ini mengalami gelombang kedua peningkatan kasus Covid-19 adalah pelonggaran protokol kesehatan dari pemerintah India. Jika dilihat tahun sebelumnya, India sudah mengalami penurunan penularan virus Covid-19 sejak bulan september 2020.
Oleh sebab itu, pemerintah India mulai melonggarkan protokol kesehatan untuk masyarakat India, dan memperbolehkan masyarakat India untuk merayakan hari keagamaan yang dihadiri oleh ribuan masyarakat India. Selain itu dalam merayakan acara keagamaan ini banyak masyarakat India yang tidak menerapkan protokol kesehatan dengan baik, seperti tidak menjaga jarak dan juga tidak memakai masker. Akibatnya, setelah acara keagamaan ini selesai, beberapa hari kemudian terjadi kelonjakan penularan virus Covid-19 di India.
Selain itu, selama penurunan angka Covid-19 dari tahun 2020, India dianggap kurang meningkatkan sistem perawatan kesehatan dan juga tidak melakukan program vaksinasi yang agresif kepada masyarakat India. Hal ini menjadi menarik karena India menjadi salah satu negara yang memproduksi vaksin. Selain itu, hal ini diperparah dengan munculnya mutasi virus Covid-19 yang baru di India, yakni B.1617.
Indonesia Menutup Jalur Dari India
Dengan angka penularan yang terjadi di India, membuat pemerintah Indonesia harus bergegas membuat aturan dan menutup akses penerbangan masuk dari Indonesia ke India. Hal ini kemudian menjadi upaya pemerintah Indonesia dalam mencoba untuk menahan angka penularan Covid-19 di Indonesia. Sampai saat ini Indonesia juga masih berperang melawan virus Covid-19 meskipun angka penularan sudah mulai menurun.
Namun, penutupan akses penerbangan dari India ke Indonesia bisa dikatakan sedikit telat untuk dilakukan. Hal ini disebabkan karena sudah ada sekitar 454 warga India yang masuk ke Indonesia melalui jalur udara dari tanggal 11 april 2021 sampai tanggal 22 april 2021. Mereka bisa lolos masuk ke Indonesia karena mereka memiliki persyaratan yang diminta oleh Pemerintah.
Warga India yang masuk ke Indonesia sudah mengalami proses dan pengawasan yang ketat. Namun, meskipun sudah melewati pengawasan yang ketat, ternyata dari 454 warga India yang lolos masuk ke Indonesia 12 orang diantaranya ternyata terinfeksi virus Covid-19. Hal ini kemudian yang menjadi salah satu alasan pemerintah Indonesia menutup akses penerbangan dari India ke Indonesia agar tidak semakin banyak masyarakat Indonesia yang tertular virus Covid-19.
Indonesia saat ini juga sedang berupaya untuk menghadapi adanya pelonjakan kasus baru virus Covid-19, mengingat sebentar lagi akan ada perayaan Idul Fitri yang dirayakan oleh masyarakat Indonesia yang beragama muslim. Hal ini dikhawatirkan membuat masyarakat balik ke kampung dan kemudian tidak menerapakan protokol kesehatan dengan baik. Oleh sebab itu, Pemerintah mengeluarkan aturan untuk tidak boleh mudik saat hari raya Idul Fitri nanti.
Tetap semangat untuk masyarakat Indonesia. Jangan lupa untuk terus menjaga kesehatan dengan menerapkan protokol kesehatan dengan baik, dengan cara mencuci tangan secara rutin, memakai masker dengan baik, serta menjaga jarak saat berada di kerumunan.

