Inilah 9 Daerah Yang Akan Masuk PPKM Level 1 Menurut Luhut

Kumpulan Berita – Mulai besok, hari Selasa (19/10/2021), setidaknya akan ada 9 Kabupaten dan Kota yang masuk ke wilayah dengan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 1. Hal tersebut disampaikan oleh Luhut Binsar Pandjaitan selaku Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi dalam konferensi pers hari Senin (18/10/2021).

Selain 9 Kabupaten dan Kota yang masuk ke wilayah penerapan PPKM level 1, Luhut juga mengatakan bahwa setidaknya ada 54 Kabupaten dan Kota yang akan masuk wilayah penerapan PPKM level 2. Sebelumnya, Kabupaten dan Kota yang menerapkan PPKM level 1 baru Kota Blitar saja.

“Terkait detail mengenai keputusan ini akan dituangkan melalui Inmendagri,” kata Luhut dalam konferensi pers hari Senin (18/10/2021).

Selain itu, Luhut juga menambahkan bahwa saat ini Pemerintah Indonesia terus melakukan evaluasi dan membenahi penerapan PPKM berbagai level di beberapa Kabupaten dan Kota. Penurunan level PPKM sendiri saat ini sedikit tertahan beberapa daerah belum mampu mencapai target vaksinasi.

“Sebagai contoh, sebagian besar kabupaten kota di wilayah Jabodetabek yang seharusnya bisa turun ke level 2 tidak bisa turun level karena cakupan vaksinasi di kabupaten Bogor dan Tangerang belum mencapai target,” ujar Luhut.

Saat ini sendiri, syarat vaksinasi menjadi salah satu faktor penentuan level penerapan PPKM di beberapa Kabupaten dan Kota. Dengan penerapan syarat vaksinasi inilah yang kemudian membuat pemerintah Indonesia menetapkan 9 Kabupaten Kota di level 1 PPKM dan 54 Kabupaten Kota di level 2 PPKM.

Indonesia saat ini menurut Luhut sedang mengalami tren penurunan kasus Covid-19. Hal ini disebabkan karena secara umum, kasus aktif Covid-19 di Jawa dan Bali terus mengalami penurunan.

Penurunan kasus Covid-19 di Indonesia dilihat dari kasus aktif nasional yang saat ini mencapai 18 ribu, sedangkan untuk di wilayah Jawa dan Bali kasus aktif kurang dari angka 7 ribu. Selain penurunan angka kasus aktif Covid-19 yang mengalami penurunan, angka kematian di Indonesia akibat virus Covid-19 juga terus mengalami penurunan.

“Capaian ini kami yakin mampu dijaga seiring dengan capaianĀ vaksinasi lansia, di Jawa-Bali yang meningkat tajam. Namun akselerasi masih perlu dilakukan karena vaksinasi di Jawa-Bali baru mencapai 43 persen,” ucap Luhut.