Daftar Tambang Emas Terbesar di Dunia

Kumpulan berita – Emas menjadi salah satu instrumen investasi mudah yang sangat diandalkan oleh banyak orang karena memiliki nilai yang stabil dan memiliki permintaan dan penawaran yang sangat jelas.

Sumber daya emas dikeruk oleh perusahaan-perusahaan pertambangan yang tersebar di banyak negara di dunia. Dalam setahun, perusahaan tambang emas bisa memproduksi ratusan, bahkan jutaan ons emas.

Ada beberapa tambang emas terbesar di dunia yang mampu mengeruk emas dalam jumlah fantastis. Namun, bagaimana pun emas merupakan sumber daya yang terbatas. Jika dikeruk terus menerus tanpa mempertimbangkan dampak lingkungan dan lainnya, tentu lama kelamaan akan habis.

Berdasarkan catatan salah satu perusahaan tambang ternama, Agincourt Resources, setidaknya ada 10 negara yang memiliki tambang emas besar di dunia dan menyumbangkan sekitar 13 juta ons atau 12% dari produksi emas global pada 2021. Berikut ini rinciannya:

1. Grasberg di Indonesia

Grasberg bukan hanya tambang emas, melainkan salah satu tambang tembaga terbesar di dunia yang dikelola oleh perusahaan BUMN Indonesia dan Amerika Serikat, yakni PT Freeport-McMoRan. Produksi emas kompleks pertambangan ini mencapai 1,37 juta ons per tahun tau 1,2% total produksi dunia.

Lokasi pertambangan Grasberg terletak di 4.100 m di atas permukaan laut dekat Puncak Jaya, gunung tertinggi di Papua dan ditemukan oleh seorang ahli geologi Belanda pada 1936. Grasberg menjadi lokasi penambangan bawah tanah dengan metode block-caving terbesar di dunia.

2. Kibali di Republik Kongo

Tambang emas terbesar di dunia selanjutnya berasal dari Republik Kongo, Afrika Tengah. Kibali merupakan tambang emas bawah tanah yang terletak di Provinsi Haut-Uele, terletak di sebelah timur laut negara ini.

Tambang emas Kibali dioperasikan oleh tiga perusahaan, yaitu AngloGold Ashanti (45%), Barrick Gold Corporation (45%), dan Societe Miniere de Kilo-Moto (10%). Tambang emas ini diperkirakan mampu memproduksi emas sebanyak 808 ribu ons.

3. Muruntau di Uzbekistan

Tambang emas terbesar nomor satu di dunia saat ini adalah Muruntau yang terletak di Uzbekistan. Luas area pertambangan ini memiliki panjang sekitar 3,3 km, lebar 2,5 km, dan kedalaman 600 meter.

Meski area tambangnya tidak seluas Carlin, area pertambangan ini mampu memproduksi emas dengan jumlah yang fantastis. Dalam setahun, tambang emas Muruntau memproduksi 2 juta ons emas. Bahkan, diprediksi jumlah cadangan emas di sana masih sekitar 150 juta ons. Hal ini menjadikan Muruntau banyak dikenal sebagai pertambangan open pit terbesar di dunia.

Open pit mining adalah metode dalam pertambangan yang menggali suatu area luas tanpa ditimbun kembali setelah pengeksplorasian sumber dayanya selesai. Akibatnya, proses ini akan meninggalkan lubang sangat besar. Metode ini digunakan karena lebih bernilai ekonomis dibanding metode lainnya.

Lubang tersebut biasanya digunakan untuk tempat pembuangan sampah atau danau buatan. Metode ini otomatis sangat berdampak negatif terhadap ekosistem lingkungan di sekitar tambang.

4. Cadia East di Australia

Di Australia juga terdapat salah satu tambang emas yang paling besar di dunia, yaitu Cadia East. Tambang emas ini juga termasuk yang terbesar di Australia.

Tambang emas ini mengoperasikan dua sistem penambangan, yaitu Cadia East Underground Panel Cave Mine dan Ridgeway Underground Mine. Jika digabung, keduanya dapat memproduksi 823 ribu ons emas dalam setahun.

5. Lihir di Papua Nugini

Tambang emas Lihir dioperasikan oleh Newcrest Mining Limited dan berlokasi di Pulau Niolam di Provinsi New Ireland, sekitar 900 km sebelah timur laut Port Moresby, Papua Nugini. Lokasi tambangnya terletak di kawah gunung berapi yang aktif secara geothermal, dengan curah hujan tahunan yang sangat tinggi.

Lihir mampu memproduksi emas sekitar 737,08 ribu ons per tahun dan berkontribusi sekitar 0,6% produksi dunia. Umur cadangan emas tambang ini sekitar 30 tahun, dengan cadangan bijih emas sebesar 22 juta ons, dan menjadikannya aset yang berumur panjang.

6. Nevada Gold Mines di Amerika Serikat

Tambang emas Nevada atau Nevada Gold Mines merupakan kompleks pertambangan emas terbesar di dunia dengan lokasi enam tambang yang menghasilkan lebih dari 3,3 juta ons per tahun.

Kompleks pertambangan emas yang menyumbang 2,9% produksi emas dunia itu merupakan wilayah dua penambang emas terbesar di dunia, Barrick Gold dan Newmont Corporation, yang telah menggambungkan operasi mereka sejak 2019 dalam bentuk joint venture.

7. Olimpiada di Rusia

Tambang emas terbesar di dunia berikutnya datang dari negara berjuluk Beruang Merah, yakni Rusia. Tambang emas ini terletak di Olimpiada, Kota Krasnoyarsk, Siberia Timur, Rusia.

Perusahaan yang mengelola Olimpiada adalah Polyus Corporation.Tambang emas Olimpiada dapat memproduksi sekitar 1,2 juta ons emas per tahun. Selain itu, cadangan emas di sana diperkirakan masih sekitar 30 juta ons.