Kumpulan berita – Kamu mungkin sudah familiar dengan istilah asam urat. Asam urat atau gout adalah salah satu jenis penyakit radang sendi yang terjadi akibat penumpukan kristal asam urat. Kondisi ini paling sering terjadi pada jempol kaki, tetapi bisa juga menyerang sendi di jari kaki yang lain, lutut, atau pergelangan kaki.
Pada kondisi normal, asam urat larut dalam darah dan dikeluarkan melalui urine. Namun, pada penderita gout, asam urat menumpuk di dalam tubuh dan membentuk kristal. Jika terbentuk di sendi, kristal ini dapat memicu peradangan yang menimbulkan gejala nyeri dan bengkak.
Asam urat tinggi merupakan masalah kesehatan yang biasanya terkait dengan usia lanjut. Faktanya, anak muda juga bisa terkena kondisi ini. Lantas, apa penyebab asam urat tinggi di usia muda? Cari tahu jawabannya di bawah ini.
Ciri-ciri Asam Urat Tinggi di Usia Muda
Sebelum mengetahui penyebab asam urat tinggi di usia muda, kamu harus tahu apa saja ciri-ciri seseorang terkena asam urat tinggi. Sebagai berikut :
- Pembengkakan
- Batu ginjal
- Rasa panas
- Nyeri sendi
- Kulit kemerahan dan gatal
Penyebab Asam Urat Tinggi di Usia Muda
Ada beberapa faktor yang menjadi penyebab asam urat tinggi di usia muda, yaitu:
1. Pola makan tinggi purin
Penyebab asam urat di usia muda yang pertama yaitu pola makan tinggi purin. Makanan mengandung purin misalnya aneka jeroan, makanan laut seperti kerang dan udang, dan daging merah.
Sederet makanan yang disebutkan di atas merupakan sumber protein yang baik untuk tubuh.
Namun, sebaiknya Kamu tidak mengonsumsi makanan tersebut secara berlebihan dan tetap mengimbanginya dengan makan sayur, buah, minum air putih. Selain itu gaya hidup sehat lainnya untuk mencegah serangan asam urat.
2. Kelebihan Berat Badan atau Obesitas
Kelebihan berat badan atau obesitas adalah salah satu faktor risiko utama penyebab asam urat tinggi di usia muda. Hal ini terkait dengan penumpukan lemak di dalam tubuh yang dapat memengaruhi metabolisme asam urat. Leptin, yang diproduksi oleh jaringan lemak dapat merangsang produksi asam urat dalam tubuh.
Selain itu, orang yang kelebihan berat badan sering memiliki resistensi insulin yang dapat mengganggu pengeluaran asam urat oleh ginjal. Seiring berat badan meningkat, risiko asam urat tinggi pun bertambah. Oleh karena itu, menjaga berat badan yang sehat melalui diet seimbang dan olahraga dapat membantu mengurangi risiko asam urat tinggi pada usia muda.
3. Usia dan Jenis Kelamin
Meskipun penyakit asam urat cenderung lebih umum terjadi pada usia lanjut, beberapa individu muda juga dapat mengalami asam urat tinggi. Pada umumnya, risiko ini lebih tinggi pada pria dibandingkan wanita. Hormon seks pria, seperti testosteron, dapat berkontribusi pada peningkatan produksi asam urat dalam tubuh.
Namun, wanita biasanya memiliki risiko yang lebih rendah sebelum menopause, karena hormon estrogen dapat membantu mengeluarkan asam urat dari tubuh. Setelah menopause, risiko wanita untuk mengalami asam urat tinggi meningkat mendekati tingkat risiko pria.
4. Kondisi Medis
Salah satu kondisi yang sering terkait dengan asam urat adalah diabetes, yang dapat mengganggu pengeluaran asam urat dari tubuh. Selain itu, tekanan darah tinggi atau hipertensi juga dapat berkontribusi pada peningkatan kadar asam urat.
Ginjal yang tidak berfungsi dengan baik, seperti dalam penyakit ginjal kronis juga dapat memengaruhi kemampuan tubuh untuk mengeluarkan asam urat dengan efisien. Oleh karena itu, jika seseorang memiliki kondisi medis yang bersifat kronis atau mempengaruhi fungsi tubuh tertentu, ini dapat meningkatkan risiko asam urat tinggi.
5. Efek samping obat-obatan
Efek samping obat-obatan tertentu juga bisa menjadi penyebab asam urat di usia muda. Contoh obat-obatan yang mengakibatkan kenaikan asam urat, yaitu diuretik, aspirin, dan antibiotik.
Dengan menyimak macam-macam penyebab asam urat di usia muda, Kamu dapat lebih berhati-hati dan berupaya menjalani gaya hidup sehat agar tidak terkena serangan gout.
Konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi apabila ingin mengetahui pola makan yang aman agar tidak terkena asam urat dan panduan menurunkan berat badan apabila Kamu mengalami obesitas.
6. Kurang Berolahraga
Gaya hidup yang kurang aktif atau kurang berolahraga dapat menjadi penyebab asam urat tinggi di usia muda. Aktivitas fisik yang cukup penting dalam pengaturan metabolisme asam urat, karena berolahraga membantu tubuh mengeluarkan asam urat melalui keringat dan meningkatkan sensitivitas insulin.
Ketika seseorang jarang bergerak, seperti duduk terlalu lama di depan komputer atau televisi, metabolisme dapat terganggu, memungkinkan asam urat menumpuk dalam tubuh.

