
Kumpulan Berita – Glenn Fredly Deviano Latuihamallo, musisi legenda Indonesia belum sepekan telah meninggal dunia, Rabu (8/4/2020). Glenn meninggal di Rumah Sakit Setia Mitra, Fatmawati pada usia 44 tahun. Glenn meninggal karena penyakit Meningitis atau radang selaput otak yang sudah di rasakannya sejak Januari 2020. Mari kita kenali lebih dalam apa itu Meningitis?

Meningitis adalah peradangan meningen, peradangan yang terjadi pada selaput pelindung yang menutupi otak dan sumsum tulang belakang. Meningitis dapat disebabkan oleh infeksi virus, bakteri, parasit, dan jamur. Penyakit ini bisa menyerang segala usia, tua atau muda.
Menurut WHO, gejala yang paling umum dari meningitis adalah: leher kaku, demam tinggi, kepekaan terhadap cahaya, kebingungan, sakit kepala, dan muntah. Meningitis bakteri dapat menyebabkan kerusakan otak, kehilangan pendengaran atau ketidakmampuan berkonsentrasi pada 10-20 persen dari orang yang berhasil sembuh.
Ada lima jenis meningitis, mulai dari yang disebabkan oleh infeksi bakteri, virus, parasit, jamur, hingga yang tidak disebabkan oleh infeksi. Berikut ini adalah 5 jenis meningitis dilansir Everyday Health.
1. Meningitis bakteri
Meningitis bakteri adalah salah satu penyakit yang berpotensi mengancam jiwa. Meningitis ini berkembang saat bakteri memasuki aliran darah dan berpindah ke otak serta sumsum tulang belakang. Jenis bakteri yang dapat menyebabkan meningitis di antaranya Haemophilus influenzae, Streptococcus pneumoniae, dan Neisseria meningitidis.
Bakteri tersebut dapat menular dari orang ke orang melalui batuk, bersin, dan kontak fisik lain yang memungkinkan perpindahan air liur.
Gejala meningitis bakteri: sakit kepala, demam, leher kaku, ruam, mual dan muntah, sensitivitas cahaya, dan kebingungan yang muncul 3-7 hari setelah terpapar bakteri.
2. Meningitis virus
Meningitis virus tak terlalu berakibat fatal. Meningitis ini disebabkan oleh Enterovirus. Gejala yang ditimbulkan pun tak berbeda dengan meningitis bakteri.
Meningitis virus dapat sembuh tanpa diperlukan pengobatan khusus. Namun dalam beberapa kasus, jenis meningitis ini berakibat fatal tergantung jenis virus, usia pasien, dan daya tahan tubuh yang lemah.
Eneterovirus yang menyebabkan meningitis dapat menyebar melalui sekresi mata, hidung, mulut, atau cairan lainnya. Mencuci tangan sesering mungkin dapat mencegah Anda dari meningitis jenis ini.
3. Meningitis parasit
Meningitis parasit merupakan salah satu jenis meningitis yang jarang terjadi. Bentuk ini menyebabkan infeksi otak yang dapat berkembang dengan cepat dan berakibat fatal.
Gejala meningitis parasit umumnya muncul setelah tujuh hari terinfeksi. Gejala umumnya meliputi kebingungan, kehilangan keseimbangan, kejang, halusinasi, dan kurang peka terhadap lingkungan.
Parasit Naegleria fowleri-penyebab meningitis-banyak ditemukan di air tawar hangat seperti danau, sungai, dan mata air panas. Parasit ini juga kerap ditemukan di air limbah industri, kolam renang yang tidak dirawat, dan pemanas air.
Parasit ini akan memasuki tubuh melalui hidung dan bergerak menuju otak di mana ia mulai menghancurkan jaringan otak. Meningitis parasit tak menular antar-manusia.
4. Meningitis jamur
Meningitis jamur juga disebut sebagai jenis meningitis yang langka. Meningitis ini berkembang ketika jamur memasuki aliran darah.
Siapa saja bisa berisiko terserang penyakit ini. Namun, orang dengan sistem kekebalan tubuh yang rendah berisiko lebih tinggi. Meningitis jamur umumnya disebabkan oleh spora jamur dari tanah atau kotoran burung dan kelelawar terkontaminasi yang terhirup oleh tubuh.
Pengobatan umumnya terdiri dari obat antijamur dosis tinggi yang biasanya diberikan melalui infus. Jenis jamur dan kondisi daya tahan tubuh pasien menentukan lama perawatan.
5. Meningitis non-infeksi
Seperti parasit dan jamur, meningitis non-infeksi tak menular antar-manusia. Meningitis jenis ini umumnya terjadi akibat kondisi medis lainnya seperti kanker, lupus, cedera kepala, operasi otak, atau dari obat-obatan tertentu.
Gejala yang ditimbulkan oleh jenis meningitis ini hampir sama dengan yang lainnya, ditambah dengan sedikit perubahan pada kondisi mental.
Setelah kita mengetahui lebih dalam tentang penyakit Meningitis ini. Segeralah ke dokter jika anda mengalami gejala – gejala seperti diatas.
