Kumpulan Berita – Badan Intelijen Negara (BIN) merespon adanya rencana aksi demo dari masyarakat akibat kebijakan pemerintah dalam kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Menurut BIN, demo masyarakat merupakan hal yang sah-sah saja untuk menyuarakan suara, selama demo tersebut tidak anarkis dan mengikut aturan yang berlaku.
“Demo bukan sesuatu yang dilarang, namun tetap harus mengikuti aturan main, waktu dan tidak anarkis, serta memberitahukan sebelumnya kepada yang berwajib,” ujar Juru bicara BIN Wawan Hari Purwanto dalam keterangan resmi, dikutip dari CNN Indonesia, Minggu (4/9).
Berhubungan dengan kebijakan kenaikan harga BBM, pemerintah Indonesia saat ini akan mengalihkan subsidi BBM berupa bantuan langsung tunai (BLT BBM) dan rencananya akan disalurkan kepada 30 persen masyarakat miskin di Indonesia.
Dalam menerapkan aturan BLT BBM kepada masyarakat miskin, Wawan meminta masyarakat Indonesia lainnya dapat turut serta mengawasi penyaluran BLT BBM agar tepat sasaran dan bisa dimanfaatkan kepada orang yang benar-benar membutuhkan.
“Masyarakat diharapkan ikut melihat dan mengawasi penyaluran bantuan tunai langsung agar tepat sasaran dengan data yang akurat, supaya tidak memicu protes di masyarakat,” kata Wawan.

Sejak Sabtu (3/9/2022), Menteri ESDM Arifin Tasrif mengumumkan harga terbaru dari solar subsidi, pertamax subsidi, dan pertalite. Harga-harga BBM sendiri mengalami kenaikan, rinciannya yakni solar subsidi dari Rp5.150 per liter menjadi Rp6.800 per liter, pertamax dari Rp12.500 per liter menjadi Rp14.500 per liter, dan harga pertalite naik dari Rp7.650 per liter menjadi Rp10 ribu per liter.
Kebijakan kenaikan harga BBM ini menimbulkan berbagai kritik mulai dari pengamat hingga masyarakat. Bahkan, saat ini beberapa masyarakat di Indonesia sedang berencana menggelar demo protes akibat kenaikan harga BBM. Salah satunya yang berencana menggelar aksi demonstari di depan Istana Negara pada hari Senin (5/9) adalah Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII).
Selain PB PMII, puluhan ribu buruh juga direncanakan akan menggelar demonstrasi di 33 provinsi. Aksi demonstrasi yang akan dipimpin oleh Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) ini juga rencananya akan berpusat di gedung DPR RI pada hari Selasa (6/9).
Sumber : https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20220904191311-85-843136/bin-respons-rencana-gelombang-demo-besar-besaran-imbas-harga-bbm-naik

